25 PEGAWAI TERJANGKIT COVID-19 RSUD dr. M HAULUSSY DITUTUP

0
144

Ambon Maluku, kbhinews.co.id_Selasa,12/05/2020

Pandemi Covid-19 di Kota Ambon semakin menunjukkan gejala mengkhawatirkan.pasalnya angka penderita positif sudah mencapai lever 50 . Akibat pandemi C-19 kurang lebih 25 pegawai RSUD dr Haulussy, Kudamati, Kota Ambon diisolasi karena terdampak C-19

Yang Lebih memprihatinkan lagi adalah, rumah sakit umum dr Haulussy Ambon yang menjadi satu-satunya Rumah sakit pusat rujukan di Maluku dengan pasilitas lengkap terpaksa harus ditutup untuk 14 hari kedepan terhitung sejak Senin, 11/05 2020. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Meikyal Pontoh, kepada awak media di Kantor Gubernur Maluku, kemarin.

Ponto menjelaskan, penutupan sementara RSUD dr. Haulussy Ambon selama 14 hari kedepan terpaksa dilakukan disebabkan karena sudah ada tenaga medis,dokter dan juga tenaga bagian administrasi sedang diisolasi akibat sudah terpapar C-19.
“Pelayanan kesehatan pada RSUD untuk sementara ini kami tutup selama 14 hari kedepan, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran C-19. Ini disebabkan karena 25 pegawai kami yang terdiri dari tenaga Perawat, dokter dan juga tenaga administrasi, sementara dirawat di ruang isolasi,”.

Lebih dalam Ponto menjelaskan, dari 25 pegawai RSUD dr. M. Haulussy Ambon ini, tiga orang diantaranya telah terkonfirmasi positif C-19. Sementara 22 orang lainnya masih menunggu hasil Swab dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas II Ambon. Dari hasil sementara berdasarkan Rapid Test hasilnya Positif.

Pontoh juga menjelaskan, seluruh tenaga medis yang menangani pasien C-19 di RSUD Dr. M. Haulussy Ambon, tidak diijinkan pulang ke rumah. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi penyebaran yang lebih meluas terutama terhadap orang dekat meraka dan jua lingkungan dimana mereka tinggal.

“ semua petugas yang menangani pasien tidak diperkenalkan pulang ke rumah berkumpul bersama keluarganya. Karena ditakutkan mereka dapat menularkan Virus C-19 kepada keluarga mereka juga lingkungan dimana mereka tinggal. Mereka semua untuk sementara ini nginap di Hotel Santika Ambon dan ditanggung pemerintah daerah,” Tutup Kadis Kesehatan Maluku dr. Mayckel Ponto. (DT02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here