CEGAH CORONA DAN KEMENANGAN RMS

0
226

Cegah Corona dan Kemenangan RMS.
Oleh : Azis Sillouw,
Ketua Umum KBHI

Ambon Maluku, kbhinews. Co. Id, Kamis,9 April 2020

Dunia lagi disibukan dengan kegiatan pencegahan virus dan pengobatan bagi yang Positif Covid-19.

Tidak luput untuk Indonesia, mulai dari pusat, daerah samapai di desa dusun, semuanya melakukan pencegahan Virus CoVid-19.

Penyemprotan disinfektan, memakai masker, karantina, samapai pada himbauan Stay at Home. Yang Artinya kita tetap berdiam diri dengan tidak mengabaikan kebersihan diri dan lingkungan kita.

Ada Juga secara tradisional dilakukan dengan cara mencebur diri ke laut bagi yang baru pulang bepergian. Berbagai cara dengan satu tujuan terhindar dari virus mamatikan.

Baik pemerintah maupun masyarakat dengan kesadaran diri bahu membahu mencegah Corona. Bahkan ada yang lebih ekstrim menyarankan Lockdown segera dilakukan pemerintah pusat sampai kedaerah.

Mencegah lebih baik dari mengobati. Motto masyarakat kita yang dulunya hanya tau ketika sakit baru berobat berubah menjadi orang yang lebih peka terhadap kebersihan diri dan lingkungannya dan jangan sampai sakit.

Covid -19, bila Positif adalah bayang bayang kematian. Sama sama berkhiar melakukan segala upaya agar jangan sampai ada yang Positif Corona Virus.

Ditengah pencegahan Corona, khusus di Maluku partisipasi Pemerintah dan Masyarakat masih tetap dibutuhkan untuk sama sama kita mencegah agar menjelang hari ulang Tahun Kemerdekaan RMS yang ditandai dengan pengibaran bendera benang raja jangan sampai mengudara ditengah malam.

Bagi saya ini bukanlah pencegahan tetapi lebih dari itu, kita secara tidak sadar dan terjabak pada kondisi untuk sama sama kita rayakan kemenangan RMS.

RMS menang Banyak. Krena ditengah kekhawatiran kita terhadap virus covid-19 kita juga dimintakan untuk tidak lupa kalau dibulan April ini ada ada moment penting yang harus diingat oleh kita anak anak maluku adalah hari ulang tahun kemerdekaan RMS.

Mulai dari kota sampai ke desa. Mulai dari orang kantoran samapai masyarakat biasa dihimbau untuk jaga malam satu minggu berturut turut menjelang hari H

Ironisnya Jaga malam bukan sekedar datang bergabung saja tetapi lebih dari itu kita disediakan makan minuman untuk Begadang kata orang Ambon sampai pagi dan bergiliran.

RMS Mungkin Merasa diuntungkan. Karena bisa jadi bagi Mereka NKRI dengan segala upaya mencegah RMS tetapi untuk maluku ulang Tahun RMS menjadi perhatian khusus dan tetap diingat.

Hal ini kemudian terasa hal lucu bila disimak dengan saksama. Entah berapa banyak aparat TNI dan Polri di NKRI ini, dengan hanya menagani RMS di Maluku dengan jumlah penduduknya kurang lebih 1,5 juta jiwa. tidak seberapa banyak jumlah jiwa satu kelurahan di pulau Jawa.

Tetapi untuk mencegah berkibarnya benang raja saja masyarakat dan pemerintah setempat dituntut terlibat.

Entah berapa banyak intelejen kita baik dari TNI maupun Polri belum juga lembaga bentukan Negara diluar TNI dan Polri. BIN Badan Intelejen Negara. Satu bulan menjelang dan satu minggu pacsa pengibaran apakah tidak ada catatan samasekali tentang siapa siapa dan titik mana nama saja yang menjadi perhatian.

mestinya ada catatan penting nama nama orng yang akan mengibarkan bendahara dan nama nama kelompok yang berkumpul guna merencanakan waktu dan tempat pengibaran bendera RMS

Tidak harus lagi kita kembali kepada semboyan lama.
TIBASA SAAT TIBA AKAL
Tetapi dari Sabang Sampai Maroke, NKRI HARGA MATI.

Tuntaskan Corona
Lindungi NKRI

TetapJagaHaati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here