Dan Pos Ramil Huamual Pelda S. Ikro: Warga Katapang Termakan Provokasi

0
629

Huamual, kbhinews.co.id_Minggu, 31/05/2020

Ketika menemui warga pada Pukul 12.30 Wit, Dan pos Ramil Huamual Pelda S.Ikro di dampingi Babinsa dusun Ketapang Serda Sahrullah mengadakan komsos dengan Tokoh Agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Dusun Katapang sekaligus membahas permasalahan perkelahian antara warga Negeri Luhu dengan warga Dusun Katapang mendapat masukan bahwasanya aksi kekerasan warga katapang terhadap warga negeri luhu Syamsuddin Sillouw dan Parlen Samal adalah pelampiasan kekesalan atas kejadian awal di tempat wisata Batu Kapal Negeri Luhu beberapa hari lalu.

Pasca pemukulan terhadap dua warga Luhu, mulai beredar kalau saja warga negeri Luhu hendak mau menyerang dusun Katapang. Bahkan samapai ada yang menyampaikan kalau warga negeri Luhu sudah dalam perjalanan menuju katapang tetapi warga tidak terpancing dengan isu yang beredar. Tutur Dan Pos Ramil Huamual Pelda Ikro mengutip ucapan warga dalam pertempuran kemarin, Sabtu, 30/05/2020.
” Kami menyesal dengan provinsi yang beredar dimasyarakat yang sengaja dihembuskan oleh oknum tertentu yang dengan sengaja memanfaatkan situasi ini untuk meu mengadu domba dan berniat memperkeru suasana yang ada. Sayang isu itu ditanggapi dingin oleh warga Katapang.

kalau saja ada yang termakan provokasi tentu berbuntut perseturuan panjang antara luhu dan katapang. Provinsi ini benar-benar ingin memecah belah hubungan kekeluargaan luhu dengan katapang yang sudah sejak jaman dulu terbina untuk hidup rukun dan damai. Tutur warga katapang dihadapan Dan pos Ramil Huamual Pelda S Ikro dan Babinsa Katapang serda Sahrullah dalam pertemuan bersama kemarin.

Sementara Kembali melakukan aksi palang jalan untuk kali kedua ucap Pelda Ikro mengutip pengakuan warga, dikarenakan informasi yang diterima, salah satu warga laki-laki yang ditahan pihak kepolisian guna dimintai keterangannya di desa lokki bukan cuman sendiri tetapi istrinya yang tidak tau apa-apa juga ditahan yang menurut warga itu adalah tindakan tidak manusiawi pihak aparat kepolisian.

Isu tikad benar dan provokatif ini diakuinya sangat merugikan masyarakat dusun katapang. Orang lain berulah katapang jadi anjing barani ucap salah satu warga dalam pertemuan.

Menyadari hal ini, perwakilan warga yang terdiri dari tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda ini menyampaikan, untuk persoalan ini akan diserahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian menanganinya agar kesenangan Sosial Luhu dan Katapang secepatnya selesai.

Harapan warga agar kesenjangan sosial Luhu-Katapang ini cepat selesai , sejalan dengan apa yang diharapkan Dan Pos Ramil Huamual Pelda S. Ikro bersama babinsa Katapang, Nasrullah.
” Kami bermaksud mendekati warga guna menyadarkan warga untuk taat dan sadar hukum sehingga kedepan kejadian main hakim sendiri tidak lagi terulang seperti ini. Dan juga menumbuhkan rasa betapa pentingnya hidup rukun damai penuh kebersamaan dalam bingkai hidup orang basudara. Ucap Ikro mengakhiri pembicaraan.

Samapai berita ini naik cetak, kondisi dan situasi terpantau kbhinews, Aman dan Terkendali. Masyarakat pengguna jalan lintas menuju kota kabupaten piru dan kembali pun bebas hambatan. (MT05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here