Dikotomi Masa Pemerintahan Bikin SBB Tidak Sehat

0
176

www.KbhiNews.co.id, 07/09/2021

Huamual, KbhiNews.co.id_Pasca meninggalnya Almarhum Bupati SBB, Drs. M.Yasin Payapo, M. Pd, kendali pemerintahan sepenuhnya menjadi tanggung jawab PLH Bupati SBB Timotius Akerina. Berdasarkan surat ketetapan Mendagri yang dise­rahkan oleh Kepala Biro Pemerin­tahan Setda Maluku, Boy Kaya kepada Wakil Bupati SBB, Timo­tius Akerina di Kantor DPRD SBB, Jumat (6/8)

Disisa masa jabatan 9 bulan ini tentunya akan dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh PLH Bupati SBB Timotius Akerina yang lebih akrab disapa pa Yus untuk bisa menata pemerintahan ini lebih baik sesuai visi misi awal beliau bersama almarhum ketika berproses untuk menjadi bupati dan wakil bupati SBB yang telah dituangkan dalam Visi Misi Daerah saat ini dengan tekad kas bae sbb.

Harapan kas bae sbb ini juga menjadi dambaan bersama masyarakat Bumi Saka Mese Nusa. Hanya saja perlahan terasa mulai jauh dari apa yang diharapkan. Beberapa dari mereka yang menganggap dirinya sebagai tim sukses walaupun sebagian besar bukan tim awal yang mengsukseskan mulai melakukan intimidasi terhadap orang-orang yang dianggap loyalisnya Almarhum Bupati SBB Drs. M. Yasin Payapo, M. Pd. Ucap ketua Umum KBHI, Azis Sillouw, M. Kes

Sillouw juga menjelaskan, normatifnya pemerintahan ini 5 tahunan. Bukan 4 tahun 3 Bulan dengan 9 bulan. Sehingga jangan ada dikotomi pemerintahan yang ada. Dikotomi itu justru membuat sisa masa pemerintahan yang dinakhodai PLH Bupati SBB menjadi tidak sehat . Masing- masing dari kita harus bisa menahan diri dari sahwat ingin menguasai dan menahan emosi untuk tidak melahirkan isu-isu hoax dan provokatif.

Sebagai pimpinan Huamual yang tergabung dalam Keluarga Besar Huamual Indonesia ( KBHI ) Sillouw juga menyerukan khusus untuk warganya agar tidak terpancing dengan isu-isu provokatif yang berpotensi memecah belah persatuan masyarakat huamual. Tetap solid, luruskan saf dan rapatkan barisan untuk SBB ke depan lebih baik lagi. Tutupnya. (MT11)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here