Marga Makatitta Gelar Tradisi Tehununa Raksasa di Negeri Luhu

0
801
Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Besar Huamual Indonesia (DPP KBHI)

KbhiNews.co.id_Minggu,09/05/2021

SBB_Maluku, KbhiNews.co.id_Negeri Luhu kecamatan Huamual kabupaten seram bagian barat setiap tahun selalu di sibukan dengan tradisi Ujung tobu dalam bahasa luhu disebutnya Tehununa, biasanya di pasang pada akhir bulan Ramadhan atau menjelang perayaan hari raya idul fitri yang tepatnya 27 Ramadhan .

Tradisi setiap tahun ini selalu dirayakan oleh masayakat Adat Negeri Luhu. Disetiap rumah orang luhu selalu dijumpai tehununa. Yang uniknya ada salah satu Tehununa (Ujung tobu) yang biasa di lakukan oleh marga (Pam) Makatita, dengan ukuran paleng besar dan dipasang ditengah Jalan raya dan dinikmati oleh masyarakat. salah seorang Warga Negeri Luhu M. Sukri Makatita juga termasuk warga dari marga yang menggrelar Tehununa ukuran besar ini ketika ditemui di rumahnya menjelaskan, tehununa (ujung tobu) makatita ini di lakukan setiap tahun tepatnya 27 Ramadhan. Tempat ujung Tobu Raksasa ini didirikan tepat didepan rumah tua makatita. Tradisi ini merupakan peninggalan orang tatua yang semestinya di jalankan untuk setiap anak cucu yang bermarga makatita .

Dilihat dari sisi nilainya yaitu memperkuat hubungan silaturahmi baik di internal marga makatita dan juga masyarakat negeri Luhu . Filosofinya, dengan tradisi ini ada makna positif yang terkandung didalamnya. orang tatua meletakan dasar kekerabatan kepada anak cucu. Sebab dengan tradisi tersebut khusus marga ( Pam ) Makatita saling mengetahui saudara-saudaranya yang perempuan atau bibi yang merupakan asal-usul marga (Pam) makatita lewat tradisi pohon kayu ini (Ujung tobu Makatita)

Ada aturan pengambilan pohon yang tidak bisa dilakukan oleh sembarangan orang . Pengambilan pohon mulai jam 14.00 Wit pemasangan pohon bahan hasil bumi mulai jam 15.00 Wit dan tepat jam 18.00 Wit Acara puncak ujung tobu yang lebih khusus untuk anak yatim piatu dan umumnya kepada masyarakat negeri luhu.

Ketika menyelengarakan tradisi ini ada kesadaran dari orang yang marga makatita untuk menyumbangkan bahan-bahan ujung tobu berupa hasil alam semisal sagu, kasbi, pisang ,Sagu tumbuh,cucur dan snack yang di gantungkan pada pohon (ujung tobu) . Ini merupakan rasa syukur terhadap nikmat tuhan selama 1 setahun. (RN16)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here