Kepala PT PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara Segera Copot Kepala PLN Ranting Luhu

2
1861

Negeri Luhu SBB, kbhinews.co.id_Sabtu, 09/05/2020

Masyarakat Negeri Luhu Geram dengan kondisi PLN luhu yang tidak pernah nyalakan lampu dengan Normal.
“Setiap hari lampu di Luhu Sampai Petuanan Selalu Padam dan ini sudah sejak tahun 2019 Lampu yang seyogyanya menyala Mulai jam 6 sore sampai jam 6 pagi justru tidak pernah dirasakan warga. hal ini disampaikan Topan Payapo warga Negeri Luhu kepada media kbhinews sore tadi Sabtu, 09/05/2020.

Dia mempertanyakan problem apa yang sebenarnya sedang dialami PLN ranting Luhu sehingga sejak tahun 2019 sampai sekarang berjalan tidak normal.

Lanjut Topan Yang Juga Salah Satu Politisi Hanura Maluku mempertanyakan tentang subsidi 3 bulan oleh pemerintah pusat kepada pelanggan dengan daya 450 wat dan 900 wat ini dikemanakan sehingga masyarakat Luhu dan petuanan tidak pernah menikmatinya. ” Pemerintah pusat, dalam menghadapi pandemi Covid-19 lewat kebijakan Nasional, memberikan subsidi kepada masyarakat pengguna jasa PLN berupa pelayanan gratis selama tiga bulan untuk pengguna jasa PLN dengan Daya 450 wat dan bayar seperu dari pemakaian bagi pelanggan dengan daya 900 wat. Tetapi itu tidak terjadi di wilayah kerja PLN Ranting Luhu. Bahkan yang dialami masyarakat selama ini adalah pemadaman bergilir. Lantas subsidi yang diberikan pemerintah itu dikemakan. Tanya Topan Kesal.

Bukan cuman itu, Topan bahkan curigai pihak PLN Ranting Luhu sedang melakukan praktek mafia minyak disana.
“Beta justru curiga sepertinya ada praktek mafia minyak dalam tubuh PLN Ranting Luhu. Sebab awal betah pikir ada masalah dengan mesin dan kekurangan pasokan Minyak tetapi ternyata menjelang awal Ramdhan ada pasokan minyak yang diantar dengan kapal masuk Luhu yang artinya cadangan minyak untuk satu bulan ini tetap tercukupi. Dan juga kalau ada masalah dengan mesin, beta yakin sungguh sudah teratasi sebab persoalan pemadaman lampu ini bukan pas di bulan Ramadhan tetapi justru pemadaman ini sudah berjalan sejak tahun 2019. Sehingga kalau pemadaman ini dengan alasan ada kerusakan mesin juga tidak masuk akal. Sudah sejak 2019 lampu sering padam dan pihak PLN sudah punya solusi dengan mendatangkan teknisi untuk memperbaikinya. Dan kalau masih beralasan ada kerusakan mesin maka patut dicurigai ada faktor kesengajaan Pihak PLN membiarkan kondisi seperti Ini terjadi. . Sahut Topan geram

Lebih dalam Topan meminta kepada pimpinan PT PLN Maluku dan Maluku Utara agar segera mengevaluasi serta mencopot kepala PLN Ranting Luhu karena dinilai lalai serta tidak konsisten dengan berbagai masukan warga atas pemadaman yang terus terjadi.
“Kami resah dengan perilaku kepala ranting huamual sebab buka puasa dan saat makan sahur pemadaman lampu masih saja terjadi. Kami berharap lampu tetap menyala kalau perlu samai 1x 24 jam. Pintahnya.

Topan juga meminta kepada beberapa Anggota dewan dapil huamual untuk mengawal proses ini sampai kepala ranting benar-benar di copot dari jabatannya .Tutupnya (RN16)

2 KOMENTAR

  1. Dikembangkan dan diteruskan saudara sampai ke Dirut. PT. PLN (Persero) Wilayah Maluku – Maluku Utara.
    Kl hanya sebatas Judul dan postingan ini saja belum berpengaruh untuk mencopot kepala Ranting PLN LUHU
    Justru yg terjadi hanya menimbulkan ragam spekulasi dari masyarakat bawah tetutama Pelanggan PLN

  2. Pendapat yang diatas bisa dijadikan sebagai pencemaran nama baik atau fitnah jika tuduhan atau kecurigaan dari bapak narsum tidak benar. Berhati”lah dalam berucap.

    PLN itu perusahaan BUMN besar, bukan skala kecil. Jika tidak ada bukti konkret terkait pernyataan diatas bisa” ada tindakan yang tidak diduga.

    Dan setahu saya, untuk wilayah yang belum mendapatkan kesempatan “nyala listrik 24 jam” itu ada aturan dari Kantor Wilayah Pusat. Jika dari kantor wilayah pusat memutuskan untuk nyala listrik 24 jam, yaa pasti akan di nyalakan 24 jam. Jika tidak, berarti tidak bisa. Karena itu sudah ditentukan sama mereka.

    Cobalah untuk mencari tahu dari kedua belah pihak. Bukan dari satu pihak saja. Apakah kalian juga sudah menanyakan pihak dari PLN?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here