Warga Silale Ambon Tolak Rapid Test

0
66

Ambon Maluku, kbhinews.co.id_Kamis,04/06/2020

Warga RT 002/RW 04 Kelurahan Silale menolak kegiatan rapid test yang dilaksanakan oleh tim medis dengan menutup pintu masuk kawasan mereka.

Mereka menolak rapid test lantaran satu warga mereka yang dinyatakan reaktif dan menjalankan karantina selama 21 hari namun sampai saat ini hasil Swab atau PCR nya juga belum dikeluarkan oleh petugas medis.

Warga yang diketahui bernama Amran orang tua dari salah satu warga Silale di LPMP Desa Poka sejak Sabtu, 16/05/2020 menjalani karantina sampai hari ini belum dikeluarkan hasil swab atau PCR nya membuat masyarakat kesal warga atas kerja tim medis yang berujung pada penolakan tim Media melakukan rapid tets di kawasan mereka.
“Saya bersama warga menolak untuk di rapid test oleh petugas medis sebab orang tua saya yang sudah menjalani karantina di LPMP desa Poka terhitung sampai hari ini Kamis, 04/06/2020 belum juga menerima hasil Swab Atau PCR. Sebagai warga dan juga sebagai anak mempertanyakan kepada tim covid-19 kenapa sampai hari ini hasil Swab warga kami juga orang tua kami atas nama Amran belum menerima hasil Swab atau PCR nya. Sahut anak Amran kesal.

Atas ketidak jelaskan penanganan warga kami maka dengan secara tegas kami menolak kehadiran bapak ibu petugas medis untuk kembali melakukan rapid test warga disini.
“Sebenarnya saya dan warga disini tidak menolak untuk menjalani rapid test tetapi kami cuman ingin agar pemerintah dalam hal ini petugas Gugus bisa transparan terkait orang tua saya yang sudah menjalani karantina hingga 21 hari ini dengan memberikan hasil pemeriksaanya, Apakah positif berdasarkan Hasil Swab atau hanya berdasarkan hasil rapid test saja. Sebab samai hari ini belum ada satu orang dari petugas pun yang datang ke rumah untuk menunjukkan hasil pemeriksaan orang tua saya. Malahan saya diminta untuk datang untuk jalani rapid test dulu baru bisa dikasih. sambungnya.

Warga secara bersama melakukan penolakan dengan meneriakkan tolak tim medis datang. Sebahagian dari warga juga menggunakan poster bertuliskan
menolak rapid test oleh tim medis di RT 002/RW 04 Kelurahan Silale.(MT05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here